TOTAL PLAY : Diary Masa Depan – 01

Dunia ini memang sungguh ajaib, itulah sebuah kalimat yang setiap kali ada dibenakku saat aku memandang betapa indahnya alam ciptaan tuhan ini, aku hanya bisa selalu bersyukur bisa merasakan dan menikmatinya. Dunia kini terus berjalan kedepan, menambah angka tahunnya dan mengurangi countdown menuju keakhirannya, yup tidak ada yang tahu kapan akhir dunia itu akan datang, tapi perbuatan kita mungkin bisa menyebabkannya lebih cepat datang.
Hari ini, 28 Februari 2111, aku Pradana Utama menerima hasil ulangan sejarah, dan untu, yang kesekian kalinya selalu nilai sempurna yang kudapat di daily test reportku. Aku sangat mencintai sejarah, aku ingin sekali merasakan betapa permainya masa lalu, aku yakin sesungguhnya masa lalu lebih indah dari pada apa yang diceritakan dalam sejarah. Aku ingin merasakan saat dimana kertas masih mendunia dan memonopoli dunia tulis-baca. Karena, ditahun ini kertas sangat berharga, penggunaannya sangat dibatasi untuk kepentingan tertentu saja, hal ini disebabkan pelestarian hutan yang ketat, hari ini tinggal 40% permukaan bumi yang berwarna hijau, karena itulah aku ingin merasakan masa lalu yang hampir semuanya hijau.
Dunia digital terus saja berkembang, tapi kini digital fisik sudah dianggap ketinggalan jaman, padahal aku yakin 100 tahun yang lalu ini adalah hal yang luar biasa. Kini semua mengarah ke virtual untuk mencukupi kebutuhan, segalanya serba semu, tapi walaupun mayoritas penghuni bumi menikmatinya, aku tidak demikian. Aku ingin merasakan sesuatu yang nyata, tidak kebohongan seperti ini, tapi inilah takdirku, inilah masa dimana aku dilahirkan, tidak sepatutnya aku mengeluh.
Bel telah berbunyi waktunya untuk mengakhiri sekolah hari ini, log out dan kembali ke kamarku. Begitulah setiap harinya aku sekolah, aku bersekolah sebuah sekolah virtual online 3 dimensi. Teknologi ini disebut 3D Virtual Communication Memang ini metode yang digunakan saat ini, bukan hannya untuk sekolah, bahakan pekerjaan kantoran dan yang lain pun menggunakan metode ini. hal ini bertujuan untuk memangkas perjalanan yang hanya akan menambah pencemaran. Tapi, sungguh sebenarnya aku tidak begitu menyukai teknologi yang berkembang ini.
Akhir bulan, adalah hal yang paling kunanti selama aku hidup. Pada waktu ini aku dapat berjalan-jalan keluar menggunakan kendaraan sesungguhnya, walaupun kendaraan pribadi cukup mahal untuk dijangkau. Hari ini, dengan Circle Car¬†aku menuju sebuah kota apung “Jakarta Baru 2”, mungkin namanya terasa aneh, tapi memang beginilah ini kenyataanya.